![]() |
Tiada alunan
indah yang pantas di ucapkan selain rasa syukur yang begitu besar atas karunia
Allah Yang Maha Kuasa, Sang Pemberi Kesehatan sehingga tugas ini dapat diselesaikan.
Dan tak lupa pula Salawat serta Taslim atas jujungan Nabi Besar Muhammad
SAW.
Dan tidak
lupa pula ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada guru bidang studi Teknologi Informasi dan
Komunikasi atas bimbingannya dalam memberi materi pembelajaran maupun
arahan-arahannya dalam pembuatan tugas ini.
Akhir kata,
tak ada gading yang tak retak, demikian pula dengan tugas ini. Oleh karena itu,
saran dan kritikan yang membangun tetap dinantikan untuk menyelesaikan tugas
dengan baik, terutama kepada guru bidang studi dan kepada pihak-pihak yang
telah membantu dalam penyusunan tugas ini saya mengucapkan terima kasih.
Penyusun
Linggar Djati
Winakar
DAFTAR ISI
Kata Pengantar i
Daftar Isi ii
Pendahuluan 1-2
A. Latar belakang 1
B. Rumusan Masalah 1
C. Tujuan Penulisan 1
D. Manfaat Penulisan 2
Pembahasan 3-5
A. Sejarah Perkembangan
Internet Di Indonesia 3-4
B. Dampak Positif
Internet Bagi Masyarakat Indonesia 4
C. Dampak Negatif Internet Bagi Masyarakat
Indonesia 4-5
Penutup 6
A. Kesimpulan 6
B. Saran 6
Daftar Pustaka 7
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Internet merupakan
sebuah revolusi yang
merubah ekonomi dan
sosial dunia kita.
Negara-negara berlomba-lomba untuk mengambil keuntungan dari
pengadopsian teknologi internet ini. Untuk
itu berbagai penelitian
berusaha mengungkap faktor-faktor
yang bisa mempercepat pengadopsian internet. Makalah inI berusaha merangkum penelitian
yang telah dilakukan dalam perkembangan internet dan juga menjelaskan kondisi perkembangan internet
di negara-negara di dunia.
Pada awalnya Internet
merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika
Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET ( Advanced Research Project Agency Network ),
di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software
komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang
tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk
jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya
semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol
baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP
( Transmission Control Protocol/Internet
Protocol ).
Tujuan awal dibangunnya
proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan
Amerika Serikat ( US Department of
Defense ) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan
menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila
terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat,
yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya
menghubungkan 3 situs saja yaitu Stanford
Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah,
di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum
ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini
berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut
ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu
“MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk
keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan
akhirnya dikenal dengan nama “DARPA Internet”, yang kemudian disederhanakan
menjadi Internet. Tujuan dari penulisan makalah ini
ialah untuk menyimpulkan penelitian-penelitian mengenai internet yang
telah dilakukan sehingga
pembaca dapat lebih mudah mengambil intisari dari penelitian tersebut.
B.
RUMUSAN MASALAH
Pembahasan yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut :
·
Bagaimana sejarah perkembangan internet di Indonesia?
·
Bagaimana dampak positif perkembangan internet bagi
masyarakat Indonesia?
·
Bagaimana dampak negatif perkembangan internet bagi
masyarakat Indonesia?
C.
TUJUAN PENULISAN
Dalam penulisan makalah kami ini, kami sangat
mengharapkan agar para pembaca bisa
sedikit memahami tentang Bagaimana sejarah perkembangan internet di Indonesia,serta
bagaimana dampak positif dan dampak negatif perkembangan internet bagi
masyarakat di indonesia tidak hanya dipelajari, tapi juga dipahami, dimengerti,
dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari terutama dampak positifnya.
D.
MANFAAT PENULISAN
Setelah
membaca makalah ini, kita akan mendapatkan tambahan pengetahuan, khususnya
tentang sejarah perkembangan internet di
indonesia, serta dampak positif dan dampak negatif perkembangan internet bagi
masyarakat di indonesia.
PEMBAHASAN
A. SEJARAH PERKEMBANGAN
INTERNET DI INDONESIA
RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta,
Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar,
Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama
legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994.
Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam
membangun cuplikan-cuplikan sejarash jaringan komputer di Indonesia.
Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di
Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti “KOMPAS”
berjudul “Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio” di akhir tahun 1990
dan awal tahun 1991. Juga beberapa artikel pendek di “Majalah Elektron Himpunan
Mahasiswa Elektro ITB” di tahun 1989.
Inspirasi tulisan-tulisan awal Internet Indonesia datangnya
dari kegiatan di amatir radio khususnya di Amateur
Radio Club (ARC) ITB di tahun
1986. Bermodal pesawat Transceiver HF SSB
Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama (YC1HCE) dengan komputer Apple II milik Onno W. Purbo
(YC1DAV) sekitar belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama
(YC1HCE), J. Tjandra Pramudito (YB3NR), Suryono Adisoemarta
(N5SNN) bersama Onno W. Purbo, berguru pada para senior radio amatir
seperti Robby Soebiakto (YB1BG), Achmad Zaini (YB1HR), Yos
(YB2SV), di band 40m. Robby Soebiakto merupakan pakar diantara para
amatir radio di Indonesia khususnya untuk komunikasi data packet radio yang kemudian didorong ke arah TCP/IP, teknologi
packet radio TCP/IP yang kemudian diadopsi oleh rekan-rekan BPPT, LAPAN, UI,
dan ITB yang kemudian menjadi tumpuan “PaguyubanNet” di tahun 1992-1994. Robby
Soebiakto menjadi koordinator IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di
Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. Sejak tahun 2000,
AMPR-net Indonesia di koordinir oleh Onno W. Purbo (YC0MLC). Koordinasi
dan aktivitasnya mengharuskan seseorang untuk menjadi anggota “ORARI” dan di
koordinasi melalui mailing list
ORARI, seperti, “orari-news@yahoogroups.com”.
Di tahun 1986-1987 yang merupakan awal perkembangan jaringan
paket radio di Indonesia, Robby Soebiakto merupakan pionir di kalangan
pelaku radio amatir Indonesia yang mengaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS) yang merupakan jaringan e-mail store and forward yang mengkaitkan banyak server BBS amatir radio seluruh dunia
agar e-mail dapat berjalan dengan
lancar. Di awal tahun 1990, komunikasi antara Onno W. Purbo yang waktu
itu berada di Kanada dengan panggilan YC1DAV/VE3 dengan rekan-rekan radio
amatir di Indonesia dilakukan melalui jaringan amatir radio ini. Dengan
peralatan PC/XT dan Walkie Talkie 2 meteran, komunikasi
antara Indonesia-Kanada terus dilakukan dengan lancar melalui jaringan radio
amatir. Robby Soebiakto berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di Cinere melalui
satelit-satelit “OSCAR” milik radio amatir kemudian melakukan komunikasi lebih
lanjut yang lebih cepat antara Indonesia-Kanada. Pengetahuan secara perlahan
ditransfer dan berkembang melalui jaringan radio amatir ini.
1. RMS Ibrahim (biasa dipanggil Ibam)
merupakan motor dibalik operasional Internet di UI. RMS Ibrahim pernah
menjadi operator yang menjalankan gateway
ke Internet dari UI yang merupakan bagian dari jaringan universitas di
Indonesia “UNINET”. Protokol “UUCP“ yang lebih sederhana daripada TCP/IP digunakan terutama digunakan
untuk mentransfer e-mail & newsgroup. RMS Ibrahim juga merupakan
pemegang pertama Country Code Top Level
Domain (ccTLD) yang dikemudian
hari dikenal sebagai “IDNIC”.
2. Muhammad Ihsan adalah staff peneliti di “LAPAN”
Ranca Bungur tidak jauh dari Bogor yang di awal tahun 1990-an di dukung oleh
pimpinannya Ibu Adrianti dalam kerjasama dengan DLR (NASA-nya Jerman)
mencoba mengembangkan jaringan komputer menggunakan teknologi packet radio pada band 70cm & 2m.
Jaringan tersebut dikenal sebagai “JASIPAKTA” dengan dukungan DLR Jerman. Protokol TCP/IP di
operasikan di atas protokol ”AX.25” pada infrastruktur packet radio. Muhammad Ihsan mengoperasikan relay penghubung antara “ITB” di Bandung
dengan gateway Internet yang ada di “BPPT”
di tahun 1993-1998.
3. Firman Siregar merupakan salah seorang
motor di “ BPPT ” yang mengoperasikan gateway
radio packet bekerja pada band 70cm di tahun 1993-1998-an. PC 386 sederhana menjalankan program NOS di atas sistem operasi DOS digunakan sebagai gateway packet radio TCP/IP. “IPTEKNET” masih berada di
tahapan sangat awal perkembangannya saluran komunikasi ke internet masih
menggunakan protokol X.25 melalui jaringan Sistem Komunikasi Data Paket (SKDP)
terkait pada gateway di DLR Jerman.
4. Putu sebuah nama yang melekat
dengan perkembangan “PUSDATA DEPRIN” waktu masa kepemimpinan Bapak Menteri
Tungki Ariwibowo menjalankan BBS “pusdata.dprin.go.id“. Di masa awal
perkembangannya BBS Pak Putu
sangat berjasa dalam membangun pengguna e-mail
khususnya di Jakarta Pak Putu sangat beruntung mempunyai menteri Pak
Tungki yang “maniak” IT dan yang mengesankan dari Pak Tungki beliau
akan menjawab e-mail sendiri.
Barangkali Pak Tungki adalah menteri pertama di Indonesia yang menjawab e-mail sendiri.
5. Suryono Adisoemarta N5SNN di akhir 1992
kembali ke Indonesia, kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amateur Radio Club (ARC) ITB seperti Basuki
Suhardiman, Aulia K. Arief, Arman Hazairin di dukung oleh Adi
Indrayanto untuk mencoba mengembangkan gateway
radio packet di ITB. Berawal semangat & bermodalkan PC 286 bekas
barangkali ITB merupakan lembaga yang paling miskin yang nekad untuk berkiprah
di jaringan “PaguyubanNet”. Rekan lainnya seperti UI, BPPT, LAPAN, PUSDATA
DEPRIN merupakan lembaga yang lebih dahulu terkait ke jaringan di tahun 1990-an
mereka mempunyai fasilitas yang jauh lebih baik daripada ITB. Di ITB modem radio packet berupa Terminal Node Controller (TNC) merupakan
peralatan pinjaman dari Muhammad Ihsan dari LAPAN.
6. Berawal dari teknologi radio packet 1200bps, ITB kemudian
berkembang di tahun 1995-an memperoleh sambungan leased line 14.4Kbps ke “RISTI Telkom” sebagai bagian dari “IPTEKNET”
akses Internet tetap diberikan secara cuma-cuma kepada rekan-rekan yang lain.
September 1996 merupakan tahun peralihan bagi ITB, karena keterkaitan ITB
dengan jaringan penelitian Asia Internet
Interconnection Initiatives (AI3) sehingga memperoleh bandwidth 1.5Mbps ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke
TelkomNet & IIX sebesar 2Mbps. ITB akhirnya menjadi salah satu bagian
terpenting.
B. DAMPAK POSITIF PERKEMBANGAN INTERNET BAGI MASYARAKAT INDONESIA
o Internet sebagai media
komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana
setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari
seluruh dunia.
o Media pertukaran data,
dengan menggunakan email, newsgroup, FTP dan www ( world wide web – jaringan situs-situs
web ) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi
dengan cepat dan murah.
o Media untuk mencari
informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi
yang penting dan akurat.
o Kemudahan memperoleh
informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
o Bisa digunakan sebagai
lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain.
o Kemudahan bertransaksi dan
berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat
penawaran/penjualan.
C. DAMPAK NEGATIF PERKEMBANGAN INTERNET BAGI MASYARAKAT INDONESIA
1. Pornografi
Anggapan yang
mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi memang tidak salah. Dengan
kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun
merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih
jenis home-page yang dapat di-akses. Di
internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa
mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
2. Violence and Gore
Kekejaman dan
kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia
internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara
agar dapat “menjual” situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal
yang bersifat tabu.
3. Perjudian
Tidak dipungkiri
dengan adanya internet, sangat menguntungkan bagi pelaku perjudian. Betapa tidak,
perjudian sekarang semakin marak, bahkan perjudian di internet diatur
sedemikian rupa sehingga seseorang penjudi dapat berada di tempat yang jauh.
4. Penipuan
Penipuan di internet
semakin marak dikarenakan kemudahan transaksi tatap muka yang kemudian berujung
pada mudahnya seseorang ditipu oleh orang lain.
5. Kecanduan Internet
Internet dapat membuat
kecanduan ketika seseorang telah sangat
suka terhadap jejaring sosial ataupun game
online hingga mengakibatkan lupa waktu dalam kehidupannya.
6. Mengabaikan kehidupan sosial
Ada kalanya seseorang dapat
kecanduan internet, bisa saja menghiraukan kehidupan sosial disekelilingnya,
orang tersebut dapat terpaku seharian di internet tanpa tahu apa yang ada di
lingkungannya. Hal ini memang berbahaya, untuk itulah sebisa mungkin luangkan
waktu sekedar berbincang dengan masyarakat sekitar.
7. Hacking
Sebuah usaha membobol
jaringan dengan tujuan mencari kelemahan pada sistem jaringan tersebut.
8. Cracking
Sebuah usaha memasuki
jaringan dengan tujuan untuk mencuri, mengedit bahkan menghancurkan data-data
yang tersimpan disuatu jaringan.
9. Carding
Berbelanja dengan
nomor dan identitas kredit orang lain yang diperoleh secara ilegal yang
data-datanya dicuri melalui internet.
10. Cyber-relational Addiction
Keterlibatan yang
berlebihan pada hubungan yang terjalin memalui internet ( chat room dan virtual affair ) sampai kehilangan kontak
dengan hubungan yang ada dalam duna nyata.
11. Cybersexual Addiction
Obsesi untuk melihat,
mendownload, dan memperdagangkan pornografi. Chat Rooms yang berisi fantasi dan role playing untuk dewasa juga termasuk dalam kategori ini.
PENUTUP
A.
KESIMPULAN :
Faktor ekonomi merupakan indikator
utama dalam perkembangan
Internet. Internet merupakan jaringan global komputer dunia, besar dan
sangat luas sekali dimana setiap komputer saling terhubung satu sama lainnya
dari negara ke negara lainnya di seluruh dunia.
Ada hal yang mempengaruhi perkembangannya : adanya aspek revolusi
teknologi yang dimulai dari riset packet
switching ARPANET, adanya aspek pelaksanaan dan pengelolaan sebuah
infrastruktur yang global dan kompleks, adanya aspek sosial, dan adanya aspek
komersial yang dihasilkan dalam sebuah perubahan ekstrim namun efektif dari
sebuah penelitian yang mengakibatkan terbentuknya sebuah infrastruktur
informasi yang besar dan berguna. Internet sekarang sudah merupakan sebuah
infrastruktur.
B.
SARAN :
Sebaiknya menggunakan referensi yang lebih akurat agar
dapat menunjang para pembacanya, agar dapat mengetahui sejarah perkembangan
internet di indonesia serta mengetahui dampak positif dan negatif perkembangan
internet di Indonesia.
DAFTAR
PUSTAKA
Demikian
tadi pos pertama saya .Kritik dan saran saya terima dengan lapang dada. Semoga pembaca menjadi lebih tahu tentang perkembangan internet di Indonesia dan tugas karya ilmiahnya mendapat nilai yang baik. Jangan lupa, jadikan saya teman anda dengan klik disini. Sampai jumpa ^_^.
Perkembangan Internet Di Indonesia
Artikel Perkembangan Internet Di Indonesia
Internet Di Indonesia
Manfaat Internet Di Indonesia
Kelebihan Dan Kekurangan Internet Bagi Masyarakat Indonesia
Bahaya Internet
Artikel Perkembangan Internet Di Indonesia
Internet Di Indonesia
Manfaat Internet Di Indonesia
Kelebihan Dan Kekurangan Internet Bagi Masyarakat Indonesia
Bahaya Internet
Dampak Positif Internet
Dampak Negatif Internet
Dampak Positif Dan Negatif Internet
Dampak Negatif Internet
Dampak Positif Dan Negatif Internet
